Pengertian dan Macam-macam Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Pada artikel kali ini kita akan membahas materi mengenai pengertian interaksi sosial disosiatif, proses sosial disosiatif, pengertian persaingan, macam macam persaingan, bentuk bentuk persaingan, fungsi persaingan, pengertian kontravensi, bentuk bentuk kontravensi, pengertian pertentangan, pengertian pertikaian, pengertian conflict, kontravensi, arti disosiatif, arti competition, dan maksud competition.

Interaksi Sosial Disosiatif

Setelah kita membahas berbagai hal tentang interaksi sosial asosiatif, kali ini kita akan membahas mengenai interaksi sosial disosiatif, apakah yang dimaksud dengan interaksi sosial disosiatif dan bagaimana bentuk-bentuknya serta contohnya akan dijelaskan berikut ini.


Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif

Proses sosial disosiatif merupakan kebalikan dari proses sosial asosiatif.
 Proses sosial disosiatif merupakan proses sosial yang terjadi dalam kehidupan individu atau kelompok dalam suatu masyarakat dengan kecenderungan nilai negatif yang terkandung di dalamnya.
Pada manusia normal ada naluri untuk mempertahankan hidup. Perjuangan untuk tetap hidup (struggle for existence) yang dipopulerkan Charles Darwin seringkali menimbulkan bermacam-macam penafsiran. Pengertian tersebut dapat ditafsirkan sebagai suatu keadaan ketika selalu terjadi pertentangan antarmanusia untuk mendapatkan tempat tinggal.

Struggle for existence diartikan sebagai keadaan yang dapat menimbulkan kerja sama supaya dapat tetap hidup. Perjuangan ini paling sedikit mengarah pada tiga hal, yaitu perjuangan manusia dengan sesama, manusia dengan makhluk-makhluk jenis lain, dan perjuangan melawan alam.

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Proses disosiatif dapat dibedakan menjadi tiga bentuk, sebagai berikut.

1. Persaingan (Competition)

Persaingan merupakan proses sosial ketika individu atau kelompok manusia yang bersaing melalui bidang-bidang tanpa ada ancaman atau kekerasan.
Lihat selengkapnya tentang Persaingan.

2. Kontravensi (Contravention)

Kontravensi merupakan bentuk proses yang berada di antara persaingan, pertentangan, dan pertikaian. Kontravensi ditandai gejala-gejala ketidakpastian mengenai diri seseorang.
Lihat selengkapnya tentang Kontravensi.

3. Pertentangan atau Pertikaian (Conflict)

Pertentangan atau pertikaian adalah suatu proses sosial ketika individu atau kelompok berusaha memenuhi suatu hal dengan jalan menentang pihak lain disertai dengan ancaman atau kekerasan.
Lihat selengkapnya tentang pertentangan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian dan Macam-macam Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif"

Post a Comment